Laman

Rabu, 28 Desember 2011

AS - Eropa Tertarik Sistem Ekonomi Syariah




“Krisis telah memaksa AS mencari model alternatif. Oktober 2008, saat George W Bush masih menjabat sebagai presiden dan menjelang pelaksanaan Konferensi Tinggi (KTT) G-20 di Washington 15 November 2008, Bush mengirim deputi sekretaris keuangannya Robert M Kimmit mengunjungi Arab Saudi,” kata MS Hidayat di Jakarta, Selasa [19/05] .
Tujuan kunjungan tersebut, lanjutnya, untuk mengkaji efektivitas sistem perbankan syariah. Kedatangan Kimmit ini diberitakan ramai sejumlah media Arab Saudi.

MS Hidayat mengatakan, meski hasil KTT tidak merekomendasikan penerapan sistem ekonomi syariah, sebagai sistem ekonomi dunia, kedatangan tim ekonomi AS itu menunjukkan pengakuan dan ketertarikan negara itu terhadap sistem ekonomi syariah. Padahal, AS sebelumnya tidak banyak bersikap mengenai perkembangan ekonomi syariah di dunia.

Menurut MS Hidayat, ketertarikan negara Eropa terhadap ekonomi syariah sebetulnya telah terungkap sejak beberapa tahun lalu. Inggris pernah menyatakan siap menjadi pusat keuangan syariah dunia. Pernyataan ini terlontar saat Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown masih menjadi menteri keuangan pada 2007.

Berdasarkan laporan international Financial Services London (IFSL), perkembangan industri keuangan syariah di Inggris dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat. Bahkan, negara itu saat ini menjadi negara barat dengan bank syariah terbanyak di dunia karena mendapat dukuangan kuat pemerintah.

Hingga Februari lalu, terdapat lima bank murni syariah dan 17 unit usaha syariah bank konvensional di Inggris seperti HSBC, Barclays, RBS, dan LIoyds Banking Group.

Aset perbankan syariah di negara itu mencapai 18 miliar dolar AS atau melebihi aset bank syariah seperti Pakistan, Banglades, Turki, dan Mesir. Di negara ini, perkembangan bisnis keuangan syariah juga didukung 55 universitas dan lembaga pendidikan yang memiliki pendidikan dan keuangan syariah.

MS Hidayat mengatakan, Prancis juga tertarik mengembangkan sistem keuangan syariah. Desember tahun lalu, Menkeu Prancis, Christine Lagarde, menyebutkan, negaranya bakal membuat penyesuaian peraturan hukum agar Paris menjadi pasar utama keuangan syariah.

Selain itu, kata MS Hidayat, terdapat sejumlah bank syariah yang akan membuka cabang di ibukota negara tersebut. Bahkan Maret lalu, bank sentral Prancis memasukkan isu pengelolaan keuangan syariah dalam forum diskusi.

Ketertarikan Prancis dipicu ketahanan sistem ekonomi syariah dalam menghadapi krisis keuangan global. Di Asia, katanya, pernyataan ingin menjadi pusat keuangan syariah dunia juga diungkapkan Singapura beberapa beberapa tahun lalu.

“Negara ini telah lama mengamademen sejumlah undang-undang untuk mendukung pengembangan bisnis keuangan syariah. Hal yang sama juga dilakukan Malaysia,” kata MS Hidayat. ( ant )




Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
021 8845563

Inggris Realisasikan Sistem Keuangan Syariah



 


KALAU sempat melawat ke Inggris, mampirlah ke Edgware Road. Lokasi ini merupakan bagian dari pusat Kota London. Penduduk di Edgware kebanyakan berasal dari Arab dan Pakistan. Di tempat inilah, grup perbankan HSBC membuka kantor cabang bersistem syariah yakni HSBC Amanah.
 
Ketimbang negara-negara Eropa lainnya, Inggris paling dulu merealisasikan sistem keuangan syariah. Awalnya adalah kelimpahan dana dari negara-negara Timur Tengah saat harga minyak bumi meroket pada sekitar 2000-an. Jadilah, Inggris bersiap diri untuk mengolah dana ini.

Dalam catatan, jumlah penduduk London pada 2005 berada di angka 7,4 juta jiwa. Total penduduk Inggris sebanyak 60 juta orang. Dari jumlah itu, 1,8 juta jiwa beragama Islam. Pemerintah berikut industri perbankan Inggris melihat kenyataan ini sebagai pasar yang potensial.

Kekompakan pemerintah dan industri perbankan memang berbuah. Paling tidak, bank ritel macam Lloyds TSB sudah menyediakan produk-produk berbasis syariah seperti tabungan serta pinjaman untuk pembelian rumah. Lloyds TSB adalah bank kelima terbesar di Inggris.

Fakta menarik disampaikan oleh Noor Ur Rahman Abid yang juga Managing Partner Assurance & Advisory Services Ernst & Young Middle East pada Februari tahun ini. Menurut Noor, di Inggris empat hal bergandengan erat untuk memajukan perbankan syariah. Mereka adalah peran pemerintah, pengembangan institusi, aturan yang memungkinkan, serta pengembangan dan proses pembelajaran yang terus-menerus.

Sementara, masih menurut Noor, hingga 2013, investasi berbasis syariah di dunia bakal mencapai 1 triliun dollar AS. Di samping itu, terang Noor, kelimpahan minyak membuat di Timur Tengah terdapat dana High Net Worth Individual (HNWI) yang melampaui 1,4 triliun dollar AS. Juga, ada investasi Sovereign Wealth Fund (SWF) di atas 2 triliun dolar AS.

Selanjutnya, dari total angka itu, 15 persennya dialokasikan untuk transaksi menggunakan sistem keuangan Islam (Islamic transactions). Terus, 15 persen dari jumlah dana itu bernilai 500 miliar dollar AS.

Jika dihitung, dana sebesar inilah yang dapat dijadikan peluang bagi sistem syariah untuk terus-menerus dikelola. Tidak berhenti sampai di situ, boleh dibilang, pemerintah Inggris, khususnya, doyan berpromosi untuk menempatkan London sebagai pusat keuangan internasional pula. Dari situlah, produk-produk berbasis syariah, terlebih bagi warga Muslim Eropa, didorong ke garis depan.

Tiada tanggung-tanggung, pemerintah Inggris berani menghilangkan pajak ganda dalam akad murabahah atau akad jual beli yang mengutamakan kesepakatan antara tempat harga dan keuntungan antara penjual dan pembeli. Kebijakan ini membuat produk-produk syariah memiliki nilai kompetitif.

Pemerintah Inggris pun mereformasi peraturan demi mendukung perkembangan sukuk (obligasi syariah) yang kini tumbuh pesat. Jauh hari sebelum transaksi terjadi, pemerintah Inggris membuat aturan yang bersahabat bagi transaksi keuangan syariah. Langkah lainnya, melalui Financial Services Authority (FSA) atau lembaga pembuat regulasi dan pengawas sistem perbankan dan keuangan di Inggris  sebagai regulator,  memberi kemudahan sekaligus melakukan efisiensi bagi sistem keuangan Islam.

Sampai sekarang, di Inggris, terdapat tiga bank yang beroperasi penuh sebagai bank syariah dan satu perusahaan takaful. Selain itu, semua perusahaan hukum bisa menangani perkara dalam praktik keuangan Islam. Dengan segala potensi ditinjau dari sisi finansial, sosial, ekonomi serta regulasi, ada sebuah peluang besar bagi pertumbuhan yang tinggi.

Pertumbuhan yang pada ujungnya memberi manfaat bagi konsumen, sekaligus mendorong Inggris pada umumnya dan London pada khususnya, berposisi sebagai pusat keuangan Islam yang andal. (styephus Primusdari berbagai sumber)



Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
 021 8845563

Selasa, 27 Desember 2011

Eropa Serukan Syariah Islam Hadapi Krisis Keuangan




Sebuah majalah ekonomi terbesar di Eropa mengajak negara-negara sekular -negara yang memisahkan antara agama dari kehidupan- untuk menerapkan syari’ah Islam dalam bidang ekonomi sebagai solusi manjur dalam menepis dampak dari sistem Kapitalis yang berpangku pada spekulasi pasar dan bisnis yang tidak riil.
Lebih berani dan tegas lagi, Rolan Laskin, Pemimpin Majalah “Jurnal Finansial” itu dalam pembukaannya di edisi minggu tersebut mengungkapkan mendesaknya penerapan syari’ah Islam di bidang ekonomi dan keuangan, untuk mensudahi krisis yanng menghantui dunia karena permainan spekulasi yang tidak riil dan tidak dibenarkan.

Laskin memaparkan dalam tulisannya: “Kehancuran yang digali oleh sistem Kapitalis, dan mendesaknya pembahasan terhadap alternatif pengganti untuk menyelamatkan krisis. Dengan lugas ia menawarkan runtutan dan tahapan penerapan syari’ah Islam, meskipun langkah ini tidak sesuai dengan tradisi dan keyakinan agama di Eropa.”

Semenjak beberapa tahun sebelumnya para pemikir dan pelaku ekonomi di Barat sudah memberi warning akan bahayanya sistem Kapitalis liberal yang bertumpu pada spekulasi dan bukan bisnis riil. Mereka sudah menyerukan adanya kajian dan pemahasan solusi pengganti dari sistem itu, dan ternyata solusi itu ada pada Islam! Allahu Akbar walillahil hamd.

Bagaimana para penulis dan pemerhati di Eropa menilai secara obyektif dalam rangka beralih ke hukum-hukum syari’ah Islam dalam bidang Ekonomi? Dan apakah ini merupakan keseriusan cara pandang ekonomi Eropa dalam menangani krisis selama ini? Kita tunggu keberanian mereka membuktikan statemen mereka sendiri. (it/ut)

 


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
 021 8845563

Minggu, 25 Desember 2011

Sertakan Allah dalam Setiap Rencana dan Cita-Cita



cita-cita
Sahabat masa depanku , dalam kehidupan ini tentu kita tidak akan terlepas dari keinginan, cita-cita dan harapan.
Waktu kecil ada sebagian kita yang bercita-cita atau berharap menjadi dokter, ada yang ingin menjadi pilot, atau harapan yang lebih sederhana,harapan agar orang tidak membuang sampah di sungai, harapan agar dapat membantu orang sekitar agar lebih produktif.
Atau juga keinginan memiliki mobil, memiliki rumah, atau ingin memiliki tanah, keinginan agar orang tidak menaburkan racun disembarang tempat seperti merokok misalnya, seperti pengurangan zat pewarna dan pengawet pada makanan misalnya, dan lain-lain, dan lain-lain.
Itu semua adalah harapan, keinginan, dan cita-cita. Misal saja kita memiliki keinginan memiliki tanah, bisa saja kita mendapatkannya dengan berjuang sungguh-sungguh dengan menabung sedikit demi sedikit, namun mungkin ada yang terlewatkan, yaitumenyertakan Allah (Tuhan sekalian alam) dalam setiap keinginan kita. Hasilnya apa? Keinginan kita akan terwujud dalam waktu lama.
Sangat berbeda jika kita melibatkan Allah dalam setiap keinginan kita. Analoginya begini:
Waktu kecil, sebagian anak ingin memiliki sepeda, terus menabung sedikit demi sedikit. Sambil menabung, si anak memberitahukan keinginannya tersebut pada orang tua. Tidak dalam waktu lama orang tua akan membelikan sepeda dengan uang tabungannya. Mungkin tabungannya tidak cukup, namun dengan tambahan dari orang tua aka cukup. Berbeda jika si anak menabung dan diam saja akan keinginannya itu.
Begitu pula dengan kita, sertakanlah Allah dalam setiap keinginan, harapan dan cita-cita kita.
Cara menyertakannya bagaimana? Teruslah  berusaha dan berjuang menggapai keinginan itu dengan diiringi meminta,  memberitahukan, dan berdoa kepada Allah akan  keinginan kita dalam shalat, tahajud, sedekah dan lain sebagainya.
Apabila dengan cara ini dilakukan, maka cita-cita dapat terwujud, dan akan  makin dekat dengan Dzat yang menguasai urat nadi dan takdir akan kehidupan ini.
Jangan sampai kita mengejar cita-cita dan harapan dengan meninggalkan Allah. Hasil yang terjadi adalah mungkin cita-cita terwujud, tapi jauh dari Allah. Atau mungkin pula cita-cita tidak terwujud dan kita jauh dari Allah.  Naudzubillahi min dzalik.
Percaya tidak percaya, telah terbukti jika keinginan dengan menyertakan Allah, keinginan akan lebih cepat terwujud.


sumber : Resensi net

Kepada para pembaca setia dan member masa depanku, doakan agar keinginan saya terwujud. Amin..


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
021 8845563

Bekerja Sepenuh Hati



Suatu Ketika Mercedez Benz owner memiliki masalah dengan kran air di kamar mandi dalam rumahnya. Kran tersebut selalu bocor sampai Big Bos Marcedez itu khawatir akan keselamatan anaknya yang mungkin saja dapat terpeleset dan jatuh.
Mengikuti rekomendasi temannya, Mr. Benz menghubungi tukang ledeng agar memperbaiki kran miliknya. Akhirnya dibuat perjanjian untuk memperbaiki yaitu 2 hari kemudian. Karena si tukang ledeng cukup sibuk. Sama sekali si Tukang ledeng tidak mengetahui bahwa si penelpon adalah  termasuk orang penting, pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.

Setelah ditelpon, satu hari kemudian si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena telah bersedia menunggu hingga satu hari lagi.
Mr. Benz-pun kagum atas pelayanan si tukang ledeng dan cara berbicaranya.
Hari berikutnya pada hari yang telah ditentukan, si tukang ledeng datang untuk memperbaiki kran yang bocor di rumah Mr. Benz.
Setelah diutak-atik, akhirnya kran pun selesai diperbaiki dan setelah menerima pembayaran atas jasanya, si tukang ledeng pulang .
Sekitar 2(dua) minggu kemudian setelah hari itu, si tukang ledeng menelpon Mr. Benz untuk menanyakan apakah kran yang telah diperbaiki sudah benar-benar beres dan tidak ada masalah yang timbul? Ternyata Mr. Benz puas akan kerja si tukang ledeng dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan si tukang ledeng. Mr. Benz berpikir, bahwa orang ini pasti orang yang hebat walaupun hanya tukang ledeng.
Beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya. Tahukah Anda siapa namanya?
Ya, dialah Christopher L. Jr. Saat ini jabatannya adalah General Manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !
========
Sahabat ,tahukah anda apa makna dari cerita diatas. Cerita diatas memberikan motivasi kepada kita untuk memberikan yang terbaik di kehidupan ini apapun posisi kita saat ini. Kita tidak tahu, sebenarnya posisi kehidupan kita dimana, namun dengan memberikan yang terbaik, kita tidak akan menoleh kebelakang melihat goresan cerita kehidupan kita dengan kekecewaan. Yang ada hanyalah senyum kepuasan akan apa yang telah kita lakukan.
Kehidupan ini hanyalah panggung sandiwara, maka sebaik-baik pemain adalah yang bermain sebaik mungkin dengan kesadaran bahwa perannya hanya sementara.
Ada naskah dan skenario Sang Pencipta yang tidak kita tahu.
Dibalik kebahagiaan, terkadang skenario selanjutnya adalah kesediihan, begitu pula terkadang dibalik kesedihan, skenario selanjutnya adalah kebahagiaan.
Hanya 2 hal yang dapat kita lakukan, yaitu meyakini bahwa skenario yang Allah berikan adalah yang terbaik dan berbuat yang terbaik dalam melalui setiap peristiwa kehidupan kita.
Maka jika Sahabat dalam kesedihan, kegalauan hati, keresahan jiwa, ingatlah bahwa itu hanya sementara…

Sumber :
Resensi net


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
021 8845563

Rabu, 21 Desember 2011

Takafulink Salam Cendekia



Seringkali orang tua tidak memperhitungkan berapa jumlah dana yang bakal diterima dari asuransi untuk menanggung biaya pendidikan anaknya kelak. 

Upayakan jumlah dana dari asuransi mencukupi biaya pendidikan anak Anda, terlebih apabila terjadi klaim. Kalau pun jumlahnya kurang, usahakan tambahannya nanti tidak besar. Hal ini tentunya bertujuan untuk mengoptimalkan manfaat asuransi yang hendak Anda ikuti. 

Berikut cara penghitungan dana pendidikan untuk anak:

1. Ketahui dulu berapa biaya pendidikan saat ini. Bila saat ini anak Anda masih balita, Anda perlu tahu berapa biaya pendidikan saat ini untuk TK, SD, SMP, SMU, dan PT.

2. Hitung, berapa lama lagi anak Anda akan mencapai jenjang-jenjang pendidikan tersebut. Misal, anak Anda baru lahir. Jadi, Anda punya waktu sekitar 4 tahun menyiapkan biaya untuk TK; 6 tahun untuk SD; 12 tahun untuk SMP; 15 tahun untuk SMU; dan 18 tahun untuk PT.

3. Perkirakan berapa biaya pendidikan anak Anda kelak. Dengan asumsi kenaikan biaya pendidikan 10 persen/tahun, maka uang pangkal TK yang pada saat ini, misal, Rp. 5 juta, setelah 4 tahun akan menjadi Rp. 7.320.500. Rumusnya adalah Rp. 5 juta x 1,1 x 1,1 x 1,1 x 1,1). Ulangi untuk jenjang-jenjang pendidikan yang lain.

4. Untuk memproteksi biaya pendidikan anak Anda dari resiko kematian orang tua atau ketidakmampuan orang tua mencari nafkah akibat cacat tetap, ambil asuransi jiwa atau asuransi dana pendidikan. Besar uang pertanggungan (UP) dan beasiswa per tahapnya harus bisa mengcover biaya pendidikan anak yang telah Anda rencanakan di atas.
Pastikan keluarga Anda mendapat manfaat asuransi berupa:

1. Santunan untuk Istri/Suami
2. Seluruh dana tabungan dan bagi hasilnya
3. Uang masuk sekolah TK, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi
4. Uang sekolah per tahun selama TK, SD (6 tahun) , SMP (3 tahun), SMA (3 tahun), serta Perguruan Tinggi (4 tahun)

5. Mintalah ilustrasi kepada agen asuransi Anda, sehingga Anda mengetahui berapa besar premi asuransi yang seharusnya Anda bayar agar anak Anda bisa meneruskan pendidikan di sekolah dengan kualitas yang Anda inginkan dan memperoleh semua manfaat di atas


Jadi, persiapkan dana pendidikan anak kita sejak sekarang. Jangan tunda lagi.

Tentang bagaimana cara menghitung dana pendidikan. Di Takaful ada “ Takafulink Salam Cendekia”

Asuransi Pendidikan modern, pembayaran premi s/d anak usia 18th anak dijamin s/d usia 23th, dana cair pas anak daftar masuk sekolah (TK, SD, SMP, SMA, Kuliah + dana pertahun pas kuliah) dana diinvestasikan jadi tingkat return optimal, ada rider kesehatan, kecelakaan, cacat tetap, untuk anak dan payor term jiwa, kecelakaan, cacat tetap dan penyakit kritis untuk orang tua.
Takafulink Salam Cendekia

merupakan inovasi produk lama Takaful Dana Pendidikan (Fulnadi), yang merupakan produk asuransi pendidikan murni. Sedangkan Salam Cendekia merupakan produk asuransi pendidikan berbasis investasi di pasar modal, dengan tahapan pendidikan dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Universitas.

Takafullink Salam Cendekia memiliki 3 (tiga) pilihan investasi yaitu :
Pertama, investasi di pendapatan tetap dan pasar uang syariah sekitar 80%- 100%. Imbal hasil produk bernama Salam Istiqomah ini setara deposito

Kedua, investasi di saham sebesar 40%, sisanya obligasi syariah dan deposito. Produk bernama Salam Mizan ini menjanjikan imbal hasil 12% - 13% per tahun.

Ketiga, Salam Ahsan, dengan investasi di saham maksimal 70%. Produk ini menjanjikan imbal hasil 18% -22%per tahun.

Aturan main produk asuransi ini mirip tabungan. Pemegang polis bisa mencairkan polis mereka pada suatu jangka waktu tertentu.

jika bapak/ibu berminat ingin dibuatkan ilustrasi silahkan email dengan data diri (nama orang tua, tgl lahir, merokok/tidak, nama anak, tgl lahir, budget, no telp) ke mamatqifuat@yahoo.co.id atau ke mamatqifuat@gmail.com atau kita arrange pertemuan.

Ditunggu ya, dengan syariah hidup menjadi lebih berkah.

Marilah BERHIJRAH ke TAKAFUL, asuransi pertama, murni dan terbaik SYARIAH. Lebih Berpengalaman, lebih Menguntungkan….. 

Asuransi Pendidikan tradisional : FULNADI

Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile)
021 8845563

Jumat, 16 Desember 2011

Kisah Suami Buta


Ada sepasang suami isteri,
dimana sang isteri adalah wnt yg sgt amat cantik, tanpa aib sedikit pun.
Dan suaminy sgt Mencintai, bgtu juga isterinya.

Dihari2 itu, sdg maraknya τersebar pnyakit kulit,yang akibatnya merusak keindahan kulit.. & sang isteri merasa dirinya τertular & wajahnya mulai hancur dimakan penyakit. Dikala itu,
sang suami sdg brada diluar & blm mgetahui bhw isteriny τerserang pnyakit kulit tsb.

Dalam perjalanan pulang, sang suami mgalami kecelakaan yg akibatny suami mjd buta.

dari hari ke hari....
sang isteri yg pada mulany bidadari berubah mjd wnt yg amat jelek & myeramkan namun sang suami tak bisa melihat & khdupan mrk
ϐerjalan spt biasa dgn pnuh kasih sayang & cinta spt awal mrk menikah.

Βerjalan 40
Ƭhn,sang isteri meninggal & sang suami sgt amat bersedih & mrasa khilangan. Di pemakaman sang suami ☺rang τrakhir yg keluar dari kuburan sang isteri.
Ktika berjalan,
dtglah se☺rang menyapa,
"pak, bpk Мau kemana???
Jwb sang suami," saya Мαu pulang"..

М'dengar jwban tsb, orang tsb bersedih dgn keadaan sang suami buta & sendiri.
Ľalu orang tersebut berkata..,
"bknkah bpk buta & selalu bergandeng'an dgn sang isteri? Gimana skrg bpk mau pulang sendiri?"

Jwb sang suami "sbnrny saya †idak buta, selama 40 tahun saya hanya berpura² buta agar isteri saya †idak minder atau rendah diri Kalo saya mgetahui bhw dia sakit & wajahnya Brubah mjd menakutkan"..

PESAN MORAL:
Τerima pasangan kamu apa adanya dgn segala kekurangan & kelebihanny krn Κita bkn м'cari ☺rang yg sempurna ttp bgm Mencintai pasangan Κita dgn cara yg sempurna dlm situasi & kondisi apapun... itulah cinta yg sempurna" :)

Repost from : Ninja Muslim, that Spirit Never Die^^

Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile) 021 8845563

Kamis, 15 Desember 2011

Bisnis Asuransi Takaful Sedang Booming

Dengan lebih banyak negara yang berlomba untuk mengambil bagian dalam pasar yang sedang booming, industri asuransi syariah global diperkirakan akan mencapai 25 miliar dolar pada tahun 2015.

"Jika kita terus dengan tingkat pertumbuhan 2009 sebesar 31 persen atau lebih tinggi, kita jelas akan menyentuh $ 25 miliar pada 2015," kata Ashar Nazim, kepala MENA, Jasa Keuangan Islam Ernst & Young, menurut situs Perdagangan Saudi.

Dia mengatakan pertemuan puncak asuransi syariah internasional, yang diselenggarakan di London baru-baru ini, bahwa industri asuransi syariah global diperkirakan akan tumbuh menjadi $ 12 miliar pada akhir tahun ini.

"Kami berharap bahwa pertumbuhan akan dipertahankan, saat fondasi dari pasar asuransi syariah di negara-negara Muslim dan di pasar negara berkembang telah dibangun."

Takaful (asuransi Islam) didasarkan pada kerjasama saling menguntungkan dalam berbagi risiko yang berbeda dengan asuransi konvensional yang tidak sesuai dengan syariah Islam.

Saat ini, pasar asuransi syariah hanya 1 persen dari pasar asuransi global.

Malaysia dan kawasan Timur Tengah adalah pusat industri asuransi syariah yang berkembang pesat.

Sementara Arab Saudi, Malaysia dan Uni Emirat Arab adalah tiga pasar terbesar asuransi syariah, negara-negara lain seperti Mesir, Sudan, Bangladesh dan Pakistan juga tengah berkembang dengan pesat.

Upaya sedang dilakukan untuk memperluas industri ke negara-negara yang paling padat penduduknya seperti Indonesia dan India.

Pilihan standar

Para ahli percaya bahwa lebih banyak negara akan mengadopsi industri asuransi syariah dalam waktu dekat.

"Selain untuk pasar negara berkembang, negara-negara Muslim diharapkan  meningkatkan adopsi instrumen asuransi syariah dalam tahun-tahun mendatang," kata Nazim.

"Kami berharap asuransi syariah menjadi pilihan tetap untuk negara-negara Islam di masa depan."

Para ahli menyerukan negara-negara Muslim untuk membuat rancangan undang-undang yang menguntungkan untuk membantu pasar asuransi syariah untuk berkembang.

"Undang-undang di negara-negara Islam untuk membuat produk asuransi syariah pilihan yang lebih disukai antara produk-produk asuransi dapat menempatkan industri pada tingkat yang sama sekali berbeda," kata Abid Shakeel, juga daru Jasa Keuangan Islam, Ernst & Young.

"Sebagaimana telah kita lihat, pertumbuhan GCC terutama didorong oleh asuransi wajib bukan hanya kebijakan sukarela."

Industri perbankan Islam, yang dimulai hampir tiga dekade lalu, telah membuat pertumbuhan substansial dan menarik perhatian investor dan bankir di seluruh dunia.

Dengan perkiraan 300 bank Islam dan lembaga keuangan di seluruh dunia, industri berkembang dengan 15-20 persen per tahun dan memasuki pasar baru-baru dari Australia ke Afrika Selatan.

Lembaga keuangan Barat, termasuk Citigroup, Deutsche Bank, HSBC dan UBS, juga semakin banyak menawarkan produk-produk Islami.

Perbankan syariah beroperasi dengan pembagian keuntungan atau kerugian antara bank dan kliennya, bukan bunga, yang dilarang.
Islam melarang Muslim menerima atau membayar bunga pinjaman.


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile) 021 8845563

Selasa, 06 Desember 2011

Pilihan Masa Depan kita & Keluarga


   

Tidak ada yang lebih istimewa untuk diri kita, keluarga, anak dan pasangan hidup kita
selain menyiapkan masa depannya yang lebih baik lewat rezeki yang kita miliki dan landasan syariah 
dalam pengelolaannya agar senantiasa mendapat Ridha Allah SWT.

Ijinkan kami segenap Insan Takaful Indonesia memberikan solusi terbaik untuk Anda 
dan keluarga guna mewujudkan cita-cita yang mulia tersebut.  
InsyaAllah dengan niat yang tulus & istiqomah TAKAFUL dapat memberikan 
solusi pengelolaan dana Asuransi & Tabungan Investasi Anda 
agar mendapatkan kemuliaan disisi Allah SWT dan benefit yang tinggi, serta proteksi yang maksimal untuk kita dan keluarga tercinta

Tabungan Pensiun
ASURANSI PENDIDIKAN
TAKAFULINK Cendikia
JADI NASABAH
Tabungan Pensiun Komunitas
Takaful Dana Pendidikan FULNADI
JADI AGEN


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile) 021 8845563

Minggu, 04 Desember 2011

Hermawan Kartajaya : Ekonomi Islam itu Adil dan Indah





Guru marketing Hermawan Kartajaya sudah beberapa lama bergaul dengan praktisi keuangan syari’ah. Ia mulai fasih mengatakan ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin. Beragama Katolik, Hermawan malah berniat ikut dalam mengembangkan nilai marketing Islami. Berikut petikan wawancara sesaat setelah peluncuran buku Sharia Marketing di Jakarta pekan lalu.

Sebetulnya apa beda marketing syari’ah dan konvensional?

Dalam dunia marketing itu ada istilah kelirumologi. Itu lho sembilan prinsip yang disalah artikan. Misalnya marketing diartikan untuk membujuk orang belanja sebanyak-banyaknya. Atau marketing yang yang pada akhirnya membuat kemasan sebaik-baiknya padahal produknya tidak bagus. Atau membujuk dengan segala cara agar orang mau bergabung dan belanja. Itu salah satu kelirumologi ( merujuk istilah yang dipopulerkan Jaya Suprana). Marketing syariah itu mengajarkan orang untuk jujur pada konsumen atau orang lain. Nilai syariah mencegah orang (marketer) terperosok pada kelirumologi itu tadi. Ada nilai-nilai yang harus dijunjung oleh seorang pemasar. Apalagi jika ia Muslim.

Apakah nilai marketing syariah bisa diterapkan umat lain?

Lha ya nilai Islam itu universal. Rahmatan lil ‘alamin. Begitu kan istilahnya. Nabi Muhammad itu menyebarkan ajaran Islam pasti bukan hanya untuk umat Islam saja. Jadi tidak apa-apa jika nilai marketing syariah ini inisiatif orang Islam supaya bisa menginspirasikan orang lain. Makin banyak non-Muslim yang ikut menerapkan nilai ini, makin bagus. Saya ikut mengendorse marketing syari’ah. Soal jujur itu kan universal. Jadi marketing syari’ah harus diketahui orang lain dalam rangka rahmatan lil ‘alamin itu.

Apa nilai inti marketing syari’ah?

Integrity atau tak boleh bohong. Transparansi. Orang kan tak boleh bohong. Jadi orang membeli karena butuh dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan, bukan karena diskonnya. Itu jika konsep marketing dijalankan secara benar.

Bagaimana muasal perkembangan nilai spiritual dalam marketing?

Sejalan dengan perkembangan dunia. Setelah September attack, orang melihat IQ dan EQ saja tidak cukup. Harus ada SQ, spiritual quotient.

Orang melihat Apakah nilai marketing syari’ah ini akan bertahan?

Ya pasti sustain. Karena prinsip dasarnya kejujuran. Ini yang dibutuhkan semua orang. Apalagi setelah kasus seperti Enron, Worldcom dan lainnya. Orang melihat bisnis itu harus jujur.

Lalu di mana peran ilmu marketing dalam konsep syari’ah?

Syari’ah mengendorse marketing dan marketing mengendorse syari’ah. Ilmu marketing menyumbangkan profesionalitas dalam syari’ah. Karena jika orang marketing tidak profesional, orang tetap tidak percaya. Lihat saja bagaimana investor Timur Tengah belum mau investasi di Indonesia, meski negara ini populasinya mayoritas Muslim. Karena mereka tidak yakin dengan profesionalitas kita. Jadi, jujur saja tidak cukup.

Bukankan nilai kejujuran dan transparansi itu diajarkan semua agama?

Ya. Memang semua agama mengajarkan nilai itu. Tapi jangan lupa bahwa islam itu rahmatan lil alamin. Jadi, ada titik singgung. Bukankah lebih baik mencari yang serupa dari pada memperkarakan yang berbeda. Jika begitu hidup kita damai. Menurut saya, tak mengapa kita sebut marketing syariah. Karena mayoritas populasi di Indonesia itu Muslim. Jadi nilai syariah yang kita kedepankan. Kita mulai di sini, di Indonesia. Ada bagusnya jika yang mengendorse itu orang Islam, bukan yang lain.

Setelah nilai spiritual konsep apa lagi yang akan mengemuka dalam dunia bisnis?

Millenium. Orang mencari keseimbangan. Maksudnya orang berbisnis itu harus menjaga kelangsungan alam, tidak merusak lingkungan. Berbisnis juga ditujukan untuk menolong manusia yang miskin dan bukan menghasilkan keuntungan untuk segelintir orang saja. Nilai-nilai
ini ke depan akan mengemuka. Sekarang pertemuan para praktisi marketing mulai mengarah ke sana.

Setelah mengenal Islam, apa pendapat Anda tentang nilai yang diajarkan?

Islam agama yang universal dan komprehensif. Guidance-nya lengkap. Ada petunjuk untuk seorang pedagang, kepala negara, seorang anak, panglima perang dan semuanya. Ada diatur secara lengkap. Di atas semua itu saya melihat Islam itu ajaran yang damai dan indah. Ajaran Islam bisa dipakai semua orang. Itu kesan saya dan mengapa saya mau mempelajari nilai Islam untuk dikembangkan dalam konsep marketing. Saya sekarang menjadi aktivis lingkungan dan nilai-nilai. (Republika / tid )


Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile) 021 8845563

Kamis, 01 Desember 2011

Ketika System Ekonomi Adikuasa Kehilangan Kredibilitasnya…


 

Bila proses kiamat itu digambarkan seperti tasbih yang putus talinya, butir-butir-nya jatuh satu demi satu dengan urutan yang semakin cepat – nampaknya demikian juga proses runtuh-nya system ekonomi suatu negara. Hal ini nampak dari jatuhnya daya beli uang mereka – yang semakin hari semakin cepat. Bila dalam rata-rata 40 tahun terakhir, waktu T dari US$ – yaitu waktu yang diperlukan US$ untuk kehilangan separuh daya belinya – adalah 8.9 tahun, dalam 10 tahun terakhir waktu T ini tinggal 5 tahun, dan dengan drama krisis hutang yang baru berakhir kemarin – waktu T ini tinggal 3 tahun 8 bulan.

Grafik dibawah menunjukkan kenaikan harga emas dalam US$/troy ounce dan harga Dinar dalam Rupiah. Nampak Dollar dalam tiga tahun terakhir lebih buruk kinerjanya ketimbang Rupiah. T untuk Rupiah masih lebih baik dari Dollar yaitu 3 tahun 10 bulan – artinya Rupiah lebih mampu bertahan ketimbang Dollar – paling tidak untuk sementara ini.
Peluruhan US$ dan IDR
Peluruhan US$ dan IDR
Ada proses pembelajaran yang luar biasa yang terjadi di masyarakat dunia dalam beberapa pekan yang lewat, mereka tiba-tiba sadar bahwa system ekonomi yang diusung oleh negeri – yang selama ini dianggap paling perkasa/adikuasa – ternyata rapuh, ternyata mereka hanya hidup dengan cara gali lubang tutup lubang. Perkiraan saya-pun bisa meleset, sebelumnya saya menduga bahwa pasar akan meresponse positif dengan disepakatinya plafon hutang baru AS – ternyata kelegaan itu hanya berlangsung beberapa jam saja, setelah itu pasar menyadari bahwa ada yang seriously wrong dalam system ekonomi Amerika Serikat.

Hanya kurang dari 24 jam sejak disetujuinya plafon hutang baru AS, pasar kembali pesimis bahwa ekonomi AS akan pulih. Bahkan seorang ekonom yang juga comptroller general and head of the Comeback America Initiative – David Walker – kemarin di CNBC – menyatakan bahwa tidak lebih dari tiga tahun dari sekarang, Amerika akan menjadi seperti Yunani kini – yang tidak bisa membayar hutang dan kesana-kemari minta bantuan.

Dengan meluruhnya Dollar yang sangat cepat ini, lantas apakah Anda masih akan mengandalkannya untuk nilai tabungan/ deposito Anda ? atau sebagai cadangan devisa kita ?. Jangan mau ikut tenggelam bersama Dollar…!. Wa Allahu A’lam. (M. Iqbal)



Info: 0853 1232 7515 dan 0881 808 6675(mobile) 021 8845563